
Gresik – Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gresik kembali menyelenggarakan Pelatihan Vokasi Nasional Batch II sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia yang siap menghadapi kebutuhan dunia kerja. Program pelatihan ini diikuti oleh peserta yang telah lolos proses seleksi melalui platform Skillhub Kementerian Ketenagakerjaan RI.
Pada Batch II kali ini, pelatihan difokuskan pada tiga bidang kompetensi, yaitu Pembuatan Roti dan Kue, Asisten Pembuat Pakaian, serta Merias Pengantin dan Hantaran. Ketiga program tersebut dipilih berdasarkan kebutuhan pasar kerja sekaligus memiliki peluang yang besar untuk mendukung peningkatan keterampilan dan pengembangan usaha mandiri.



Selama pelatihan, peserta akan memperoleh pembelajaran berbasis kompetensi yang memadukan materi teori dan praktik secara langsung dengan pendampingan instruktur yang berpengalaman. Metode tersebut dirancang agar peserta mampu menguasai keterampilan teknis sesuai standar yang dibutuhkan oleh dunia usaha dan dunia industri.
Sebagai bentuk pengakuan atas kompetensi yang dimiliki, seluruh peserta juga akan mengikuti uji kompetensi di akhir pelatihan. Peserta yang dinyatakan kompeten berhak memperoleh sertifikat kompetensi, yang dapat menjadi nilai tambah dalam meningkatkan daya saing saat memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gresik menyampaikan bahwa pelatihan vokasi merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja agar lebih kompetitif, produktif, dan mampu menjawab kebutuhan pasar kerja yang terus berkembang.
Selain meningkatkan keterampilan teknis, pelatihan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan etos kerja, kreativitas, serta jiwa kewirausahaan para peserta sehingga mampu menciptakan peluang kerja dan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Melalui penyelenggaraan Pelatihan Vokasi Nasional Batch II, Pemerintah Kabupaten Gresik berharap semakin banyak masyarakat yang memiliki kompetensi yang diakui melalui sertifikasi, sehingga memiliki kesempatan yang lebih luas untuk memperoleh pekerjaan yang layak maupun berwirausaha secara mandiri sesuai dengan bidang keahlian yang dimiliki.